DOPING
Sejarah doping
Sejak dahulu kala manusia telah memakai doping untuk menambah kekuatan badan dan meningkatkan keberanian. Misalnya penduduk Indian di Amerika Tengah dan beberapa suku di Afrika, mereka memakan zat-zat dari tumbuh-tumbuhan liar tertentu atau memakan madu sebelum menghadapi suatu perjalanan jauh, berburu atau berperang. Pada Perang Dunia II banyak digunakan pil-pil Amphetamine untuk me- lawan rasa letih dan mengantuk. Istilah dope pertama kali timbul pada tahun 1889 pada suatu perlombaan balap kuda di Inggris sedangkan kata dope itu sendiri berasal dari salah satu suku bangsa di Afrika Te- ngah. Sejarah doping dalam olahraga dimulai kurang lebih pada abad 19 pada olahraga renang, tetapi yang paling sering dijumpai pemakaian doping ini adalah pada olahraga balap sepeda. Pada waktu itu zat-zat yang populer dipakai adalah caffeine, gula dilarutkan dalam ether, minuman-minuman yang mengandung alkohol, nitroglycerine, heroin dan cocain
Pengertian Doping
Doping adalah penggunaan obat obatan untuk meningkatkan perfomance dalam berolahraga.
Menurut International Congress of Sport Sciences, Olympiade Tokyo 1964 : Doping adalah pemberian/penggunaan oleh peserta lomba berupa bahan yang asing bagi organisme melalui jalan apa saja atau bahan fisiologis dalam jumlah yang abnormal atau diberikan melalui jalan yang abnormal, dengan tujuan meningkatkan.
Menurut UU No. 3 tahun 2005 tentang sistem keolahragaan nasional, Bab I ketentuan umum pasal 1 ayat 22, doping adalah penggunaan zat atau metode terlarang untuk meningkatkan prestasi olahraga
Dalam kontek sekarang, doping diartikan penggunaan bahan-bahan kimia yang terlarang yang diduga bisa membahayakan kesehatan pemakainya
Alasan penggunan doping
Ambisi untuk menang dalam jagat olahraga, baik bagi kebanggaan diri sendiri, keluarga, maupun negara, menyebabkan atlet, pelatih, atau orang tua atlet menghalalkan segala cara.
Aspek psikososial, setiap individu memiliki potensi melakukan pelanggaran, ditambah lagi apabila lingkungan memberi kesempatan untuk melakukan pelanggaran tersebut.
Lingkungan sosial individu, kekalahan dalam bertanding selalu mendapat respon dari masyarakat baik berupa cacian, kritikan, amukan bahkan kemarahan yang tidak proposional, sehingga yang ada dibenak atlet adalah harus “menang” dalam setiap event yang diikuti.
Kurangnya informasi tentang bahaya doping bagi diri sendiri dan orang lain.
Ketatnya persaingan
Komersialisasi, para atlet atau pelatih sering kurang selektif menghadapi gencarnya tawaran obat-obatan dari produsen.
Propaganda, persaingan merebut bonus merupakan salah satu pendorong bagi atlet untuk menang, sehingga menghalalkan segala cara termasuk menggunakan doping.
Frustasi karena latihan yang telah dilakukan tidak kunjung membuahkan prestasi.
Salah satu cara yang digunakan adalah meminum secara teratur obat, ramuan tumbuhan, atau zat tertentu agar otot tubuh menjadi besar dan kuat. Cara tersebut populer disebut doping. Doping dilarang dalam dunia olahraga karena dianggap tidak jujur. Selain itu, doping juga berbahaya bagi kesehatan atlet sebab itu dapat menyebabkan timbulnya penyakit, cacat, bahkan kematian. Jadi, keuntungan yang didapat tidaklah seimbang dengan kerugian yang akan diderita bertahun-tahun kemudian. Belum lagi kalau ketahuan, atlet dan pembinanya harus menanggung rasa malu.
Keberadaan doping di kalangan atlet agak sulit dibendung selama atlet tidak mengakui keberadaan dan kemampuan fisiknya sendiri. Sudah banyak peraturan dan batasan-batasan yang sengaja dibuat untuk selalu menjaga kejujuran, bahkan sudah banyak sanksi tegas, mulai dari yang ringan sampai yang berat, diberlakukan pada mereka yang terbukti melanggar.
Alasan pelarangan doping
IOC ( International Olympic Committee, tahun 1990 ) Adapun alasan pelarangan doping yaitu
Alasan Etis, penggunaan doping melanggar norma fairplay dan sportivitas yang merupakan jiwa olahraga.
Alasan Medis, membahayakan keselamatan pemakainya, atlet akan mengalami habituation (kebiasaan) dan addiction (ketagihan) serta drugs abuse (ketergantungan obat) yang dapat mebahayakan jiwa, seperti kasus yang pernah terjadi kurun waktu tahun 1967, yaitu kematian atlet balap sepeda, sepakbola dan tinju setelah mengkonsumsi obat-obatan doping.
Macam-macam doping dan efeknya
Analgesic. Sebagai penghilang rasa sakit ketika haid menjelang. Tetapi, dampaknya jika salah memilih obat bisa mengakibatkan sulit bernapas, mual, kehilangan konsentrasi, dan mungkin menimbulkan adiksi atau kecanduan.
Diuretika contoh : acetazolamide, bumetanide, chlorthalidone. Pada beberapa jenis olahraga yang memiliki kriteria berat badan, misalnya angkat besi,diuretika untuk mengeluarkan cairan tubuh. Banyak dan cepatnya pengeluaran air seni ini akan cepat menurunkan berat badan sebab 60 persen dari berat badan manusia terdiri atas air. Sayangnya, bersama itu akan terbawa keluar pula beberapa jenis garam mineral. Akibatnya, timbul kejang otot, mual, sakit kepala, dan pingsan. Pemakaian yang terlalu sering mungkin akan menyebabkan gangguan ginjal dan jantung. selain dehidrasi, sakit kepala, mual, dan detak jantung yang tidak normal, dehidrasi yang parah dapat menyebabkan ginjal dan jantung berhenti bekerja.
Eritropoetin dan menyuntikkan darah ,Kedua cara ini akan meningkatkan jumlah sel darah merah di dalam tubuh. Fungsi sel darah merah melalui hemoglobin adalah mengangkut oksigen. Dengan jumlah oksigen yang cukup bagi seluruh tubuh, proses pembakaran akan berjalan lancar sehingga energi yang dihasilkan akan bertambah. Cara ini biasanya untuk atlet yang memerlukan daya tahan lama. Misalnya, untuk lari jauh, maraton, thriatlon, sky, berenang 800 m, dan balap sepeda jarak jauh. Namun, efek bahaya suntikan eritropoetin darah menjadi lebih pekat sehingga mudah menggumpal dan memungkinkan terjadinya stroke(pecahnya pembuluh darah di otak).
Doping dengan suntikan darah akan menimbulkan reaksi alergi, meningkatnya sirkulasi darah di atas normal, dan mungkin gangguan ginjal. Golongan obat peptide hormonis dan analognya dapat berakibat atlet menderita sakit kepala, perasaan selalu letih, depresi, pembesaran buah dada pada atlet pria, dan mudah tersinggung. Selain sejumlah kerugian tadi, dampak kejiwaan yang diderita atlet pengguna doping yang ketahuan adalah siksaan tersendiri. Banyak atlet pemakai doping yang menderita depresi.
Obat-obatan anabolik, termasuk hormon androgenik steorid. Jenis hormon ini punya efek berbahaya, baik bagi atlet pria maupun atlet perempuan karena mengganggu keseimbangan hormon tubuh serta meningkatkan risiko terkena penyakit hati dan jantung. Khusus bagi atlet perempuan, pemakaian hormon ini akan menyebabkan tumbuhnya sifat pria, seperti berkumis, suara berat, dan serak. Lalu, timbul gangguan menstruasi, perubahan pola distribusi pertumbuhan rambut, mengecilkan ukuran buah dada, dan meningkatkan agresivitas. Bagi atlet remaja, itu akan mengakibatkan timbulnya jerawat dan pertumbuhannya akan berhenti. Efek samping lainnya yaitu meningkatkan tekanan darah dan suhu tubuh, meningkatkan dan membuat tidak beraturan detak jantung, serangan dan kegelisahan, kehilangan nafsu makan dan kecanduan. Ini dapat menyebabkan jantung berhenti, stroke dan kematian. Stimulan ini dapat ditemukan dalam resep dan obat-obat yang dijual di konter termasuk dalam herbal dan makanan tambahan.
Anabolic steroids Contohnya androstenedione, nandrolone dan stanozolol. Untuk merangsang sel otot dan tulang untuk membuat protein baru. Mereka meningkatkan kekuatan otot dan mendorong pertumbuhan otot baru, meniru pengaruh dari hormon seks laki-laki testosteron. Mereka juga meningkatkan tekanan darah, memperkeras arteri dan meningkatkan resiko sakit jantung, sakit lever, dan kanker tertentu.
HGH Human Growth Hormone (hormon pertumbuhan manusia), somatotrophin. menyamai hormon pertumbuhan dalam darah yang dikendalikan oleh mekanisme kompleks yang merangsang pertumbuhan, membantu sintesa protein dan menghancurkan lemak. HGH disalahgunakan oleh saingan untuk merangsang otot dan pertumbuhan jaringan. Efek yang merugikan termasuk kelebihan kadar glukosa, akumulasi cairan, sakit jantung, masalah sendi dan jaringan pengikat, kadar lemak tinggi, lemahnya otot, aktivitas thyroid yang rendah dan cacat.
ERYTHROPOIETIN (EPO) EPO dipeoduksi oleh ginjal untuk merangsang produksi sel darah merah untuk mengangkut oksigen. Kegunaan utama dari EPO sintetis adalah untuk mengobati anemia. Ini disalahgunakan oleh atlet jarak jauh, pemain ski cross-country dan pembalap sepeda untuk meningkatkan daya tahan. Efek yang merugikan termasuk tekanan darah tinggi, menyumbat pembuluh arteri dan vena, pembengkakan otak, jantung berdebar, sakit dan luka pada otot dan mual.
BETA-BLOCKERS, untuk membendung penyampaikan rangsangan ke jantung, paru-paru dan aliran darah, memperlambat rata-rata detak jantung. Itu dilarang dalam olahraga seperti panahan dan menyelam karena menghindarkan getaran. Efek merugikan yang terjadi antaralain mimpi buruk, susah tidur, kelelahan, depresi, gula darah rendah dan gagal jantung.
Doping darah. Mengatur sel darah merah atau hasil peroduksi yang terkait untuk menambah jumlah sel darah merah buatan yang ada di dalam tubuh, yang meningkatkan kapasitas pengangkutan oksigen dalam tubuh. Darah dapat diambil dari atletnya sendiri dan disimpan selama dua atau tiga bulan menjelang kompetisi. Efek merugikan termasuk gagal ginjal dan lever dan kerusakan otak.
Doping dan prestasi olahraga
Apakah doping benar-benar dapat meningkatkan prestasi olahraga? Sebuah penelitian menunjukan bahwa pemberian plecebo (zat doping palsu) dapat meningkatkan prestasi menggenggam 63% dan prestasi step tes 72%. Analisis terhadap hasil tersebut memperlihatkan bahwa peningkatan prestasi disebabkan oleh faktor psikologis, yaitu sugesti yang muncul setelah mengongsumsi zat-zat tertentu.
Peran pemerintah dalam menanggulangi doping
Banyak sekali upaya yang telah dilakukan oleh pemerintah guna menangani kasus doping di Indonesia. Jakarata, Kompas – Sebagai upaya untuk menjaga kemurnian olahraga dan nilai-nila olahraga dari tindakan yang merusak citra olahraga, Departemen Pendidikan Nasional (Depdiknas) membentuk Lembaga Anti Doping Indonesia, Jumat 6 Agustus 2004 di Jakarta. Lembaga tersebut independen dan terdiri atas para profesional, seperti dokter dan ahli hukum.
LADI merupakan tindak lanjut Indonesia dari konvensi dan deklarasi antidoping dalam olahraga, 3-5 Maret 2003 di Kopenhagen, Denmark, yang diwajibkan World Anti-Doping Agency (WADA). Dalam hal ini LADI tidak memiliki wewenang untuk menjatuhakan sanksi kepada atlet yang terbukti positif doping, LADI hanya memberikan analisis sampel, sedang sanksi diberikan oleh induk olahraga yang bersangkutan. Bagi atlet yang positif doping, WADA menjatuhkan sanksi berupa dua tahu skorsing sehingga atlet tesebut tidak boleh berkompetisi sama sekali selama jangka waktu tersebut. Jika dia untuk kedua kalinya kedapatan doping lagi, maka WADA menjatuhkan sanksi serupa dengan yang pertama. Akan tetapi, jika terbukti positif doping sekali lagi atlet tersebut dilarang bertanding seumur hidup. “Hal itu lebih ringan daripada sanksi IOC sebelumnya, yaitu sanksi larangan bertanding plus denda ribuan dolar AS,”
Untuk mengurangi dan menghindari doping jalan yang dapat ditempuh yaitu:
Menyebarluaskan pengertian tentang efek buruk doping bagi tubuh.
Memberikan sanksi-sanksi yang sangat berat bagi pemakainya.
Sesuai dengan UU No. 3 tahun 2005 tentang Sistem Keolahragaan Nasional dalam Bab XVIII pasal 85 ayat (1) diuraikan : Doping dilarang dalam semua kegiatan olahraga. ayat (2) : Setiap Induk Organisasi Cabang Olahraga dan/atau lembaga/organisasi olahraga nasional wajib membuat peraturan doping dan disertai sanksi. ayat 3. Pengawasan doping sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan oleh Pemerintah.
Sumber:
http://ariftenis.wordpress.com/2009/12/28/doping/
http://hockeykaltim.blogspot.com/2010/01/pengertian-apa-itu-doping.html
http://rivokempoel.wordpress.com/2010/05/18/doping-dan-macam-macamnya/
http://cakmoki86.wordpress.com/2008/01/13/doping-mengejar-prestasi-menuai-sangsi/
http://www.kalbe.co.id/files/cdk/files/09MasalahDoping012.pdf/09MasalahDoping012.html
http://tyoteye.multiply.com/journal/item/2
Selasa, 23 November 2010
Senin, 22 November 2010
KONSEP MOTORIK, PERKEMBANGAN, DAN JENIS-JENISNYA
Gerakan motorik atau adalah suatu istilah yang digunakan untuk menggambarkan perilaku gerakan yang dilakukan oleh tubuh manusia. Pengendalian motorik biasanya digunakan dalam bidang ilmu psikologi, fisiologi, neurofisiologi maupun olah raga.
Pengendalian motorik mempelajari postur dan gerakan serta mekanisme yang menyebabkannya.
Terdapat berbagai jenis gerakan motorik :
Pengendalian motorik mempelajari postur dan gerakan serta mekanisme yang menyebabkannya.
Terdapat berbagai jenis gerakan motorik :
- Gerakan refleks
- Gerakan terprogram
- Gerakan motorik halus : menulis, merangkai, melukis, berjinjit
- Gerakan motorik kasar : berjalan, merangkak, memukul, mengayunkan tangan
- Gerakan tangan seperti jenis genggaman, gerakan menjepit (pincer)
- Koordinasi antara gerakan berbagai anggota tubuh pada olahragawan, penari atau pemain alat musik, pengendalian gerakan motorik.
| Artikel bertopik anatomi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya. |
Perkembangan Motorik Kasar dan Perkembangan Motorik Halus
Perkembangan Motorik Kasar
Tugas perkembangan jasmani berupa koordinasi gerakan tubuh, seperti berlari, berjinjit, melompat, bergantung, melempar dan menangkap,serta menjaga keseimbangan. Kegiatan ini diperlukan dalam meningkatkan keterampilan koordinasi gerakan motorik kasar. Pada anak usia 4 tahun, anak sangat menyenangi kegiatan fisik yang mengandung bahaya, seperti melompat dari tempat tinggi atau bergantung dengan kepala menggelantung ke bawah. Pada usia 5 atau 6 tahun keinginan untuk melakukan kegiatan berbahaya bertambah. Anak pada masa ini menyenangi kegiatan lomba, seperti balapan sepeda, balapan lari atau kegiatan lainnya yang mengandung bahaya.
2. Perkembangan Gerakan Motorik Halus
Perkembangan motorik halus anak taman kanak-kanak ditekankan pada koordinasi gerakan motorik halus dalam hal ini berkaitan dengan kegiatan meletakkan atau memegang suatu objek dengan menggunakan jari tangan. Pada usia 4 tahun koordinasi gerakan motorik halus anak sangat berkembang bahkan hampir sempurna. Walaupun demikian anak usia ini masih mengalami kesulitan dalam menyusun balok-balok menjadi suatu bangunan. Hal ini disebabkan oleh keinginan anak untuk meletakkan balok secara sempurna sehingga kadang-kadang meruntuhkan bangunan itu sendiri. Pada usia 5 atau 6 tahun koordinasi gerakan motorik halus berkembang pesat. Pada masa ini anak telah mampu mengkoordinasikan gerakan visual motorik, seperti mengkoordinasikan gerakan mata dengan tangan, lengan, dan tubuh secara bersamaan,antara lain dapat dilihat pada waktu anak menulis atau menggambar.
3. Perkembangan Otak dan Susunan Syaraf Pusat
Perkembangan otak manusia yang sangat pesat terjadi pada masa prenatal dan beberapa bulan setelah kelahiran pada masa sebelum kelahiran diperkirakan 250.000 sel-sel otak terbentuk setiap menit melalui proses pembelahan sel yang disebut mitosis. Setelah lahir sebagian besar sel-sel otak yang berjumlah 100 milyar terbentuk secara matang perkembangan yang dimulai dari atas yaitu kepala dan berlanjut secara teratur ke bagian bawah tubuh. Pada usia 4-5 tahun kepala anak hanyaberukuran seperlima dari ukuran tubuhnya dan pada usia 6 tahun kepada anak memiliki ukuran sepertujuh dari ukuran kepalanya. Pada usia 6 tahun anak telah memiliki proporsi tubuh yang akan mewarnai proporsi tubuhnya di masa dewasa. Secara normal bertambah tinggi badan selama masa kanak-kanak hanya sebanyak 2,5 inchi setahun dan berat badan secara normal hanya bertambah 2,5-3,5 kilogram setahun.
Prinsip-prinsip Perkembangan Fisiologis Anak Usia Taman Kanak-kanak
Prinsip utama perkembangan fisiologis anak usia dini adalah koordinasi gerakan motorik, baik motorik kasar maupun halus. Pada awal perkembangannya, gerakan motorik anak tidak terkoordinasi dengan baik. Seiring dengan kematangan dan pengalaman anak kemampuan motorik tersebut berkembang dari tidak terkoordinasi dengan baik menjadi terkoordinasi secara baik. Prinsip utama perkembangan motorik adalah kematangan, urutan, motivasi, pengalaman dan latihan atau praktek.
Kematangan syaraf
Pada waktu anak dilahirkan hanya memiliki otak seberat 2,5% dari berat otak orang dewasaSyaraf-syaraf yang ada di pusat susunan syaraf belum berkembang dan berfungsi sesuai perkembangannya. Sejalan dengan perkembangan fisik dan usia anak, syaraf-syaraf yang berfungsi mengontrol gerakan motorik mengalami prosesneurogical maturation.Pada anak usia 5 tahun syaraf-syaraf yang berfungsi mengontrol gerakan motorik sudah mencapai kematangannya dan menstimuasi berbagai kegiata motorik yang dilakukan anak secara luas. Otot besar yang mengontrol gerakan motorik kasar seperti berjalan,berlari, melompat dan berlutut, berkembang lebih cepat apabila dibandingkan dengan otot halus yang mengontrol kegiatan motorik halus, diantaranya menggunakan jari-jari tangan untuk menyusun puzzle, memegang gunting atau memegang pensil. Pada waktu bersamaan persepsi visual motorik anak ikut berkembang dengan pesat, seperti mengisi gelas dengan air, menggambar, mewarnai dengan tidak keluar garis. Di usia 5 tahun anak telah memiliki kemampuan motorik yang bersifat komplek yaitu kemampuan untuk mengkombinasikan gerakan motorik dengan seimbang, seperti berlari sambil melompat dan mengendarai sepeda.
Ketika anak mampu melakkan suatu gerakan motorik, maka akan termotivasi untuk bergerak kepada motorik yang lebih luas lagi. Aktivitas fisiologis meningkat dengan tajam. Anak seakan-akan tidak mau berhenti melakukan aktivitas fisik, baik yang melibatkan motorik kasar maupun motorik halus. Pada saat mencapai kematangan untuk terlibat secara aktif dalam aktivitas fisik yang ditandai dengan kesiapan dan motivasi yang tinggi dan seiring dengan hal tersebut, orang tua dan guru perlu memberikan berbagai kesempatan dan pengalaman yang dapat meningkatkan keterampilan motorik anak secara optimal. Peluang-peluang ini tidak saja berbentuk membiarkan anak melakukan kegiatan fisik akan tetapi peru di dukung dengan berbagai fasilitas yang berguna bagi pengembangan keterampilan motorik kasar dan motorik halus.
Kata kunci: Perkembangan Motorik Kasar, Perkembangan Motorik Halus
This entry was posted in literatur, teori pembelajaran and tagged Perkembangan Motorik Halus, Perkembangan Motorik Kasar. Bookmark the permalink.
Diperoleh dari "http://id.wikipedia.org/wiki/Gerakan_motorik"Minggu, 21 November 2010
TERAPI LATIHAN UNTUK PENDERITA ASMA
Dibawah ini adalah beberapa latihan untuk penderita asma:
1. Gimnastik Respirasi / Senam Pernafasan
Tujuan :
* Memperbaiki kelenturan ( fleksibilitas ) ronggo dada, sehingga dapat mengambang - mengempis secara optimal, memperbaiki kelenturan dan kekuatan diafragma ( sekat rongga-badan ) sehingga pernafasan perut / diafragma optimal.
* Meregangakan otot-otot pernafasan yang selain memperbaiki kelenturan rongga dada juga menghilangkan kondisi yang selalu menegang ( memendek dan kaku ) otot-otot tersebut, sehingga memudahkan pernafasan yang benar dan memperbaiki postur tubuh.
* Umumnya di dalam Gymnastik-Respirasi / Senam Pernafasan, juga terdapat latihan pernafasan.
2. Program Terapi Latihan / Fisioterapi yang umum
* Latihan Pernafasan
Latihan Pernafasan ( Breathing Exercise ) berbeda dengan Gymnastik-Respirasi, meskipun didalamnya juga terdapat latihan-latihan yang bertujuan memperbaiki kelenturan rongga dada serta diafragma. Tujuan utamanya pada penderita asma adalah untuk melakukan pernafasan yg benar ( efisien ).
Pada penderita asma latihan pernafasan selain ditujukan untuk memperbaiki fungsi alat pernafasan, juga bertujuan melatih penderita untuk mengatur pernafasan jika terasa akan datang serangan, ataupun sewaktu serangan asma.
Latihan pernafasan utama bagi penderita asma adalah latihan nafas perut / diafragma. Kekhususan di dalam latihan adalah: waktu mengeluarkan nafas ( ekspirasi ) dikerjakan secara aktif, sedangkan sewaktu menarik nafas, lebih banyak secara pasif. Mengeluarkan nafas melalui mulut yang mecucu seperti sewaktu meniup lilin atau bersiul, pelan-pelan, dengan mengkempiskan dinding perut. Sewaktu inspirasi, dinding perut relaks ( pasif ) dan udara masuk ke paru-paru melalui hidung.
* Latihan Relaksasi
Latihan relaksasi pada penderita asma bertujuan mencapai kondisi relaks baik sewaktu ada serangan maupun di luar serangan. Yang ingin dicapai : penderita secara spontan dapat relaksasi, baik pada otot-otot pernafasannya maupun mentalnya, pada saat serangan terasa akan datang atau sedang dalam serangan.
Bila penderita telah terlatih melakukan tehnik pernafasan terpola seperti pada latihan nafas, hal ini juga dapat membantu banyak untuk menghilangkan rasa tegang dan panik (mental) karena penderita lepas dari keadaan: dikontrol oleh nafas yang sesak, sebaliknya penderita tetap yang mengontrol nafasnya, meskipun masih sesak. Hal ini memberi rasa percaya diri dan membuat penderita menjadi lebih relaks.
* Latihan untuk Memperbaiki Postur Tubuh
Pada penderita asma berat yg kronis, postur tubuh menjadi agak bungkuk dengan kedua bahu agak terangkat, nampak otot-otot pernafasan menonjol, memendek dan kaku.
Terdapat saling keterkaitan antara : postur tubuh - otot-otot tubuh yang membesar dan kaku, serta pernafasan yang paradoksal. Gymnastik-Respirasi untuk penderita asma, biasanya telah memasukan unsur perbaikan postur tubuh ini di dalamnya.
* Latihan Membuang Sekret
Pada penderita asma, terdapat kecenderungan meningkatnya secret (cairan yg dihasilkan selaput dinding jalan nafas / lendir) jalan nafas dan biasanya juga menjadi kental, sehingga diperlukan program untuk membuangnya, untuk itu penderita perlu dilatih untuk :
1. Batuk yg benar ( efektif )
2. Melakukan apa yang disebut Drainase-Postural, yaitu suatu usaha untuk mendrain / mengalirkan secret atau dahak tg bercokol di saluran nafas dengan menggunakan hokum gaya berat (gravitasi) yaitu dengan memposisikan penderita sedemikian rupa, untuk waktu tertentu, sehingga oleh karena gaya berat, secret dapat mengalir ke saluran nafas bronchus utama, kemudian dibatukkan ke luar.
Gymnastik-Respirasi tidak ada efek langsung pada program ini, tetapi dia akan memberikan efek yang positif kepada efektifitas batuk, melalui perbaikan kapasitas vital paru, serta perbaikan fungsi otot Latissimus Dorsi (otot punggung yang lebar dan panjang).
Tujuan :
* Memperbaiki kelenturan ( fleksibilitas ) ronggo dada, sehingga dapat mengambang - mengempis secara optimal, memperbaiki kelenturan dan kekuatan diafragma ( sekat rongga-badan ) sehingga pernafasan perut / diafragma optimal.
* Meregangakan otot-otot pernafasan yang selain memperbaiki kelenturan rongga dada juga menghilangkan kondisi yang selalu menegang ( memendek dan kaku ) otot-otot tersebut, sehingga memudahkan pernafasan yang benar dan memperbaiki postur tubuh.
* Umumnya di dalam Gymnastik-Respirasi / Senam Pernafasan, juga terdapat latihan pernafasan.
2. Program Terapi Latihan / Fisioterapi yang umum
* Latihan Pernafasan
Latihan Pernafasan ( Breathing Exercise ) berbeda dengan Gymnastik-Respirasi, meskipun didalamnya juga terdapat latihan-latihan yang bertujuan memperbaiki kelenturan rongga dada serta diafragma. Tujuan utamanya pada penderita asma adalah untuk melakukan pernafasan yg benar ( efisien ).
Pada penderita asma latihan pernafasan selain ditujukan untuk memperbaiki fungsi alat pernafasan, juga bertujuan melatih penderita untuk mengatur pernafasan jika terasa akan datang serangan, ataupun sewaktu serangan asma.
Latihan pernafasan utama bagi penderita asma adalah latihan nafas perut / diafragma. Kekhususan di dalam latihan adalah: waktu mengeluarkan nafas ( ekspirasi ) dikerjakan secara aktif, sedangkan sewaktu menarik nafas, lebih banyak secara pasif. Mengeluarkan nafas melalui mulut yang mecucu seperti sewaktu meniup lilin atau bersiul, pelan-pelan, dengan mengkempiskan dinding perut. Sewaktu inspirasi, dinding perut relaks ( pasif ) dan udara masuk ke paru-paru melalui hidung.
* Latihan Relaksasi
Latihan relaksasi pada penderita asma bertujuan mencapai kondisi relaks baik sewaktu ada serangan maupun di luar serangan. Yang ingin dicapai : penderita secara spontan dapat relaksasi, baik pada otot-otot pernafasannya maupun mentalnya, pada saat serangan terasa akan datang atau sedang dalam serangan.
Bila penderita telah terlatih melakukan tehnik pernafasan terpola seperti pada latihan nafas, hal ini juga dapat membantu banyak untuk menghilangkan rasa tegang dan panik (mental) karena penderita lepas dari keadaan: dikontrol oleh nafas yang sesak, sebaliknya penderita tetap yang mengontrol nafasnya, meskipun masih sesak. Hal ini memberi rasa percaya diri dan membuat penderita menjadi lebih relaks.
* Latihan untuk Memperbaiki Postur Tubuh
Pada penderita asma berat yg kronis, postur tubuh menjadi agak bungkuk dengan kedua bahu agak terangkat, nampak otot-otot pernafasan menonjol, memendek dan kaku.
Terdapat saling keterkaitan antara : postur tubuh - otot-otot tubuh yang membesar dan kaku, serta pernafasan yang paradoksal. Gymnastik-Respirasi untuk penderita asma, biasanya telah memasukan unsur perbaikan postur tubuh ini di dalamnya.
* Latihan Membuang Sekret
Pada penderita asma, terdapat kecenderungan meningkatnya secret (cairan yg dihasilkan selaput dinding jalan nafas / lendir) jalan nafas dan biasanya juga menjadi kental, sehingga diperlukan program untuk membuangnya, untuk itu penderita perlu dilatih untuk :
1. Batuk yg benar ( efektif )
2. Melakukan apa yang disebut Drainase-Postural, yaitu suatu usaha untuk mendrain / mengalirkan secret atau dahak tg bercokol di saluran nafas dengan menggunakan hokum gaya berat (gravitasi) yaitu dengan memposisikan penderita sedemikian rupa, untuk waktu tertentu, sehingga oleh karena gaya berat, secret dapat mengalir ke saluran nafas bronchus utama, kemudian dibatukkan ke luar.
Gymnastik-Respirasi tidak ada efek langsung pada program ini, tetapi dia akan memberikan efek yang positif kepada efektifitas batuk, melalui perbaikan kapasitas vital paru, serta perbaikan fungsi otot Latissimus Dorsi (otot punggung yang lebar dan panjang).
MANFAAT OLAHRAGA BAGI KESEHATAN MENTAL
Manfaat olahraga untuk kesehatan tubuh kita memang sudah lama terbukti. Latihan olahraga penting tidak hanya penting untuk memelihara kebugaran fisik tetapi juga kesehatan mental.
Sekarang daftar efek positif dari olahraga akan bertambah panjang lagi dengan adanya temuan bukti baru dari Daniel M. Landers, profesor ilmu kesehatan fisik dan olahraga dari Univeritas Arizona. Cukup dengan menggerakkan tubuh selama 10 menit setiap hari kesehatan mental kita akan meningkat cepat.
Selain itu daya pikir akan bertambah jernih dan yang menggembirakan dapat mengurangi ketegangan alias stress serta membuat perasaan menjadi riang selalu. Menurut Landers ada lima manfaat olahraga yang dapat menyehatkan mental kita.
1. Olahraga mengurangi stres
Setiap manusia normal pernah mengalami stres atau ketegangan. Apakah stres tersebut disebabkan karena masalah ekonomi seperti inflasi atau devaluasi, masalah pergaulan atau retaknya hubungan suami istri, urusan kantor yang tidak pernah selesai, ujian akhir yang akan dihadapi, keputusan salah yang telah diambil atau mungkin keragu-raguan untuk mengambil keputusan.
Semua manusia pernah mengalami stres; dan Anda harus tahu bagaimana mengatasinya! Banyak oarang menderita penyakit, putus asa, bahkan mati mendadak disebabkan stres!
Bagaimana caranya Anda dapat mengindari stres? Ternyata olaraga dapat menolong Anda untuk mengatasi stres. Bagaimana? Untuk itu kita perlu melihat bagaimana kerja otot yang kita miliki. Berolahraga dapat membantu kita mengurangi kegelisahan hati dan bahkan dapat melawan kemarahan.
Alasannya, kalau jantung kita bekerja pada saat berolahraga, maka otomatis konsentrasi pikiran tidak akan terfokus pada urusan pekerjaan lagi. Selain dapat mengalihkan pikiran, aerobik yang rutin juga dapat meningkatkan ketahanan kardiovaskular, sehingga nantinya kita dapat bersikap tidak terlalu berlebihan dalam menyikapi suatu masalah. Aktifitas yang terbukti efektif dalam melawan ketegangan otak adalah aerobik macam berjalan kaki, bersepeda, renang, jogging dan yoga.
2. Olahraga dapat meningkatkan kekuatan otak
Sudah bukan rahasia lagi kalau kegiatan fisik yang rutin dilakukan bisa meningkatkan daya reaksi, konsentrasi, kreativitas dan kesehatan mental kita. Hal ini dikarenakan tubuh memompa lebih banyak darah sehingga kadar oksigen dalam peredaran darah juga meningkat yang ujungnya mempercepat pemasukkan darah ke otak. Para ahli sepakat kalau otak cukup mendapat asupan darah maka reaksi fisik dan mental seseorang akan meningkat.
3. Mempengaruhi hormon Endogenous opioids
Dalam keajaiban tubuh manusia, para ilmuan baru-baru ini telah menemukan satu sistem hormon yang berfungsi sebagai morphine yang disebut endogenous opioids. Hal ini cukup menarik perhatian sebab reseptornya didapatkan di dalam hipotalamus dan sistem limbik otak, daerah yang berhubungan dengan emosi dan tingkah laku manusia.
Sistem hormon endogenous opioids, salah satunya ialah beta-endorphin, bukan hanya mengurangi perasaan nyeri dan memberikan kekuatan menghadapi kanker saja, tetapi juga menambah daya ingat, menormalkan selera, seks, tekanan darah dan ventilasi.
Saat berolahraga, kelenjar pitutiari menambah produk beta-endorphin; dan sebagai hasilnya konsentrasi beta-endorphin naik di dalam darah yang dialirkan juga ke otak, sehingga mengurangi nyeri, cemas, depresi dan perasaan letih.
4. Meningkatkan gelombang otak alfa
Penelitian menunjukkan bahwa olahraga, ada penambahan gelombang alfa di otak. Gelombang otak alfa sudah lama diketahui yang berhubungan dengan rileks dan keadaan santai seperti pada waktu bermeditasi. Gelombang alfa ini terlihat pada seorang yang jogging untuk 20 sampai 30 menit, dan tetap dapat diukur setelah olahraga tersebut berakhir.
Para peneliti mengemukakan bahwa bertambahnya kekuatan gelombang alfa memberikan kontribusi kepada keuntungan kejiwaan dari olahraga, termasuk berkurangnya kecemasan dan depresi.
5. Penyalur saraf otak
Olahraga akan dapat memperlancarkan kegiatan penyalur saraf (brain neurotransmitter) di dalam otak. Hasil penelitian dalam hal ini dapat menyampaikan bahwa olahraga dapat menaikkan tingkat norepinephrine, dopamine, dan serotonin di dalam otak, dengan demikian mengurangi depresi. Telah terbukti bahwa penyalur saraf otak seperti norepinephrine (NE) dan serotonin (5 - HT) terlibat dalam depresi dan schizophrenia.
Tubuh yang sehat hidup dalam ketenangan. Anda tidak akan merasakannya dari dalam keluar keharmonisan dan damai. Bila olahraga akan memberikan kesehatan tubuh yang baik, dan juga ketenangan pikiran serta pencapaian intelek yang lebih tinggi, mengapa kita tidak segera berolahraga dari sekarang.
6. Olahraga dapat melawan penuaan
Penelitian baru-baru ini membuktikan bahwa dengan hanya berolahraga ringan seperti berjalan kaki saja dapat membantu tubuh mencegah penurunan daya kerja otak pada wanita lanjut usia. Semakin lama dan seringnya kegiatan berjalan kaki ini dilakukan maka ketajaman pikiran juga akan semakin membaik.
Hasil terbaik akan didapat dengan menggerakkan tubuh setiap minggu selama sembilan minggu. "Kegiatannya tidak perlu terlalu tinggi intensitasnya, cukup dengan berkeliling saja, yang penting daya pacu jantung kita dapat meningkat," lanjut Landers. "Tapi manfaatnya daya ingat kita akan selalu tajam."
7. Olahraga dapat meningkat perasaan bahagia
Banyak orang yang terkena depresi atau sakit hatinya memakai obat penenang sebagai jalan keluar. Sekarang jalan menuju kebahagian secara alami dapat diraih dengan menggerakkan tubuh secara rutin. Olahraga terbukti manjur dalam meningkatkan hormon penumbuh rasa bahagia dalam otak kita, seperti adrenalin, serotonin, dopamin dan endorphin, yang merupakan pembunuh nomor satu penyakit hati.
Sebuah survey di Inggris melaporkan 83% penderita depresi bergantung pada aktifitas olahraga dalam memperbaiki perasaan hati dan mengurangi kecemasan. Berolahraga selama 16 minggu secara rutin pada orang yang memiliki kadar depresi yang sedang mendapatkan efek bahagia.
Penelitian di Universitas Duke membuktikan bahwa 60% penderita depresi yang menjalani olahraga 30 menit tiga kali seminggu selama enam bulan dapat melawan penderitaan tanpa harus menggunakan obat dokter. Namun bagi penderita depresi yang berat tentu tidak bisa begitu saja lepas dari obat-obatan. Hanya saja banyak dokter sekarang yang memasukkan kegiatan olahraga dalam resep pengobatan mereka disamping obat penenang medis.
8. Olahraga dapat meningkatkan kepercayaan diri
Sekarang rasa percaya diri dapat dicapai tidak hanya dengan mengandalkan keindahan fisik lagi. Sebuah studi kasus di AS membuktikan kalau para remaja yang aktif berolahraga memiliki kadar kepercayaan diri yang sama kuat dengan teman-teman mereka yang memiliki tubuh dan penampilan indah.
Kemantapan diri ini terletak pada hasil yang mereka dapatkan, yakni citra tubuh yang sehat dan kekuatan fisik yang prima, bukan semata giat berolahraga karena terobsesi dengan figur fisik para model di sampul majalah.
Sekarang daftar efek positif dari olahraga akan bertambah panjang lagi dengan adanya temuan bukti baru dari Daniel M. Landers, profesor ilmu kesehatan fisik dan olahraga dari Univeritas Arizona. Cukup dengan menggerakkan tubuh selama 10 menit setiap hari kesehatan mental kita akan meningkat cepat.
Selain itu daya pikir akan bertambah jernih dan yang menggembirakan dapat mengurangi ketegangan alias stress serta membuat perasaan menjadi riang selalu. Menurut Landers ada lima manfaat olahraga yang dapat menyehatkan mental kita.
1. Olahraga mengurangi stres
Setiap manusia normal pernah mengalami stres atau ketegangan. Apakah stres tersebut disebabkan karena masalah ekonomi seperti inflasi atau devaluasi, masalah pergaulan atau retaknya hubungan suami istri, urusan kantor yang tidak pernah selesai, ujian akhir yang akan dihadapi, keputusan salah yang telah diambil atau mungkin keragu-raguan untuk mengambil keputusan.
Semua manusia pernah mengalami stres; dan Anda harus tahu bagaimana mengatasinya! Banyak oarang menderita penyakit, putus asa, bahkan mati mendadak disebabkan stres!
Bagaimana caranya Anda dapat mengindari stres? Ternyata olaraga dapat menolong Anda untuk mengatasi stres. Bagaimana? Untuk itu kita perlu melihat bagaimana kerja otot yang kita miliki. Berolahraga dapat membantu kita mengurangi kegelisahan hati dan bahkan dapat melawan kemarahan.
Alasannya, kalau jantung kita bekerja pada saat berolahraga, maka otomatis konsentrasi pikiran tidak akan terfokus pada urusan pekerjaan lagi. Selain dapat mengalihkan pikiran, aerobik yang rutin juga dapat meningkatkan ketahanan kardiovaskular, sehingga nantinya kita dapat bersikap tidak terlalu berlebihan dalam menyikapi suatu masalah. Aktifitas yang terbukti efektif dalam melawan ketegangan otak adalah aerobik macam berjalan kaki, bersepeda, renang, jogging dan yoga.
2. Olahraga dapat meningkatkan kekuatan otak
Sudah bukan rahasia lagi kalau kegiatan fisik yang rutin dilakukan bisa meningkatkan daya reaksi, konsentrasi, kreativitas dan kesehatan mental kita. Hal ini dikarenakan tubuh memompa lebih banyak darah sehingga kadar oksigen dalam peredaran darah juga meningkat yang ujungnya mempercepat pemasukkan darah ke otak. Para ahli sepakat kalau otak cukup mendapat asupan darah maka reaksi fisik dan mental seseorang akan meningkat.
3. Mempengaruhi hormon Endogenous opioids
Dalam keajaiban tubuh manusia, para ilmuan baru-baru ini telah menemukan satu sistem hormon yang berfungsi sebagai morphine yang disebut endogenous opioids. Hal ini cukup menarik perhatian sebab reseptornya didapatkan di dalam hipotalamus dan sistem limbik otak, daerah yang berhubungan dengan emosi dan tingkah laku manusia.
Sistem hormon endogenous opioids, salah satunya ialah beta-endorphin, bukan hanya mengurangi perasaan nyeri dan memberikan kekuatan menghadapi kanker saja, tetapi juga menambah daya ingat, menormalkan selera, seks, tekanan darah dan ventilasi.
Saat berolahraga, kelenjar pitutiari menambah produk beta-endorphin; dan sebagai hasilnya konsentrasi beta-endorphin naik di dalam darah yang dialirkan juga ke otak, sehingga mengurangi nyeri, cemas, depresi dan perasaan letih.
4. Meningkatkan gelombang otak alfa
Penelitian menunjukkan bahwa olahraga, ada penambahan gelombang alfa di otak. Gelombang otak alfa sudah lama diketahui yang berhubungan dengan rileks dan keadaan santai seperti pada waktu bermeditasi. Gelombang alfa ini terlihat pada seorang yang jogging untuk 20 sampai 30 menit, dan tetap dapat diukur setelah olahraga tersebut berakhir.
Para peneliti mengemukakan bahwa bertambahnya kekuatan gelombang alfa memberikan kontribusi kepada keuntungan kejiwaan dari olahraga, termasuk berkurangnya kecemasan dan depresi.
5. Penyalur saraf otak
Olahraga akan dapat memperlancarkan kegiatan penyalur saraf (brain neurotransmitter) di dalam otak. Hasil penelitian dalam hal ini dapat menyampaikan bahwa olahraga dapat menaikkan tingkat norepinephrine, dopamine, dan serotonin di dalam otak, dengan demikian mengurangi depresi. Telah terbukti bahwa penyalur saraf otak seperti norepinephrine (NE) dan serotonin (5 - HT) terlibat dalam depresi dan schizophrenia.
Tubuh yang sehat hidup dalam ketenangan. Anda tidak akan merasakannya dari dalam keluar keharmonisan dan damai. Bila olahraga akan memberikan kesehatan tubuh yang baik, dan juga ketenangan pikiran serta pencapaian intelek yang lebih tinggi, mengapa kita tidak segera berolahraga dari sekarang.
6. Olahraga dapat melawan penuaan
Penelitian baru-baru ini membuktikan bahwa dengan hanya berolahraga ringan seperti berjalan kaki saja dapat membantu tubuh mencegah penurunan daya kerja otak pada wanita lanjut usia. Semakin lama dan seringnya kegiatan berjalan kaki ini dilakukan maka ketajaman pikiran juga akan semakin membaik.
Hasil terbaik akan didapat dengan menggerakkan tubuh setiap minggu selama sembilan minggu. "Kegiatannya tidak perlu terlalu tinggi intensitasnya, cukup dengan berkeliling saja, yang penting daya pacu jantung kita dapat meningkat," lanjut Landers. "Tapi manfaatnya daya ingat kita akan selalu tajam."
7. Olahraga dapat meningkat perasaan bahagia
Banyak orang yang terkena depresi atau sakit hatinya memakai obat penenang sebagai jalan keluar. Sekarang jalan menuju kebahagian secara alami dapat diraih dengan menggerakkan tubuh secara rutin. Olahraga terbukti manjur dalam meningkatkan hormon penumbuh rasa bahagia dalam otak kita, seperti adrenalin, serotonin, dopamin dan endorphin, yang merupakan pembunuh nomor satu penyakit hati.
Sebuah survey di Inggris melaporkan 83% penderita depresi bergantung pada aktifitas olahraga dalam memperbaiki perasaan hati dan mengurangi kecemasan. Berolahraga selama 16 minggu secara rutin pada orang yang memiliki kadar depresi yang sedang mendapatkan efek bahagia.
Penelitian di Universitas Duke membuktikan bahwa 60% penderita depresi yang menjalani olahraga 30 menit tiga kali seminggu selama enam bulan dapat melawan penderitaan tanpa harus menggunakan obat dokter. Namun bagi penderita depresi yang berat tentu tidak bisa begitu saja lepas dari obat-obatan. Hanya saja banyak dokter sekarang yang memasukkan kegiatan olahraga dalam resep pengobatan mereka disamping obat penenang medis.
8. Olahraga dapat meningkatkan kepercayaan diri
Sekarang rasa percaya diri dapat dicapai tidak hanya dengan mengandalkan keindahan fisik lagi. Sebuah studi kasus di AS membuktikan kalau para remaja yang aktif berolahraga memiliki kadar kepercayaan diri yang sama kuat dengan teman-teman mereka yang memiliki tubuh dan penampilan indah.
Kemantapan diri ini terletak pada hasil yang mereka dapatkan, yakni citra tubuh yang sehat dan kekuatan fisik yang prima, bukan semata giat berolahraga karena terobsesi dengan figur fisik para model di sampul majalah.
KONSEP KESEHATAN
Pengertian kesehatan itu telah memiliki standar internasional yang ditetapkan oleh World Health Organization (WHO), yaitu:
“Kesehatan Adalah suatu kondisi Sejahtera Jasmani Rohani serta Sosial Ekonomi” (WHO).
Penyakit-penyakit Kronis yang Umum:
Strok: Setiap hari, 110 rakyat Malaysia terserang strok. Strok adalah pembunuh ke-3 tertinggi setelah kanker dan penyakit jantung. Lebih dari 40.000 kasus baru dijumpai setiap tahunnya. (Malaysian Medical Resources, 17 Oktober 2005)
Kencing Manis: Pada saat ini terdapat kira-kira 194 juta orang mengidap penyakit kencing manis di seluruh dunia. Jumlah ini diperkirakan akan meningkat menjadi 333 juta menjelang tahun 2025. (Sunday Medical’s Informative LifestyleEditional, Volume 7/2005).
Sakit Jantung : Penyakit jantung dan strok diperkirakan akan menjadi faktor utama kematian dan kecacatan fisik di seluruh dunia menjelang tahun 2020, dengan perkiraan jumlah kasus akan bertambah lebih dari 20 juta hingga 24 juta pertahunnya pada tahun 2030. (Atlas of Heart Disease and Stroke, WHO, September. 2004).
Kanker : Kanker telah mengakibatkan 7,1 kematian setiap tahun (12,5% dari jumlah seluruh dunia). Jumlah kasus baru setiap tahun diperkirakan akan meningkat dari 10 juta pada tahun 2000 menjadi 15 juta pada tahun 2020. Kanker adalah faktor kematian yang ke-2 terbesar setelah penyakit kardiovaskular pada negara-negara berkembang. (WHO).
Kesehatan manusia dipengaruhi oleh 6 faktor yaitu:
Toksin dalam tubuh adalah sumber dari segala penyakit (dr. Henry Bieter).
Menurut konsep asas kesehatan, 90% dari penyakit yang dialami adalah berawal dari usus. Jika toksin dalam tubuh kita tidak disingkirkan akan mengganggu penyerapan zat makanan, mengganggu peningkatan kesehatan fisik dan pikiran (dr. Bernard Jensen).
Masalah-masalah kesehatan yang berkaitan dengan usus kotor
Masalah kesehatan yang sederhana: kelesuan, sakit kepala, sakit seluruh badan, kurang selera makan, insomnia, sistem kekebalan tubuh yang lemah, dan influenza.
Masalah kesehatan kronik: sembelit, kulit, pencernaan, badan lemah, hormon tidak seimbang, anemia, dan obesitas.
Masalah kesehatan yang Serius: tekanan darah tinggi, sakit jantung, kudis perut, sakit mental, kencing manis, masalah organ hati, penyakit ginjal, dan tumor.
“Kesehatan Adalah suatu kondisi Sejahtera Jasmani Rohani serta Sosial Ekonomi” (WHO).
Penyakit-penyakit Kronis yang Umum:
Strok: Setiap hari, 110 rakyat Malaysia terserang strok. Strok adalah pembunuh ke-3 tertinggi setelah kanker dan penyakit jantung. Lebih dari 40.000 kasus baru dijumpai setiap tahunnya. (Malaysian Medical Resources, 17 Oktober 2005)
Kencing Manis: Pada saat ini terdapat kira-kira 194 juta orang mengidap penyakit kencing manis di seluruh dunia. Jumlah ini diperkirakan akan meningkat menjadi 333 juta menjelang tahun 2025. (Sunday Medical’s Informative LifestyleEditional, Volume 7/2005).
Sakit Jantung : Penyakit jantung dan strok diperkirakan akan menjadi faktor utama kematian dan kecacatan fisik di seluruh dunia menjelang tahun 2020, dengan perkiraan jumlah kasus akan bertambah lebih dari 20 juta hingga 24 juta pertahunnya pada tahun 2030. (Atlas of Heart Disease and Stroke, WHO, September. 2004).
Kanker : Kanker telah mengakibatkan 7,1 kematian setiap tahun (12,5% dari jumlah seluruh dunia). Jumlah kasus baru setiap tahun diperkirakan akan meningkat dari 10 juta pada tahun 2000 menjadi 15 juta pada tahun 2020. Kanker adalah faktor kematian yang ke-2 terbesar setelah penyakit kardiovaskular pada negara-negara berkembang. (WHO).
Kesehatan manusia dipengaruhi oleh 6 faktor yaitu:
- Udara
- Air
- Makanan dan minuman
- Olah raga teratur
- Istirahat yang cukup
Toksin dalam tubuh adalah sumber dari segala penyakit (dr. Henry Bieter).
Menurut konsep asas kesehatan, 90% dari penyakit yang dialami adalah berawal dari usus. Jika toksin dalam tubuh kita tidak disingkirkan akan mengganggu penyerapan zat makanan, mengganggu peningkatan kesehatan fisik dan pikiran (dr. Bernard Jensen).
Masalah kesehatan yang sederhana: kelesuan, sakit kepala, sakit seluruh badan, kurang selera makan, insomnia, sistem kekebalan tubuh yang lemah, dan influenza.
Masalah kesehatan kronik: sembelit, kulit, pencernaan, badan lemah, hormon tidak seimbang, anemia, dan obesitas.
Masalah kesehatan yang Serius: tekanan darah tinggi, sakit jantung, kudis perut, sakit mental, kencing manis, masalah organ hati, penyakit ginjal, dan tumor.
PENDARAHAR LUAR (PANDUAN PERTOLONGAN PERTAMA)
Pendarahan luar terjadi akibat kerusakan dinding pembuluh darah disertai dengan kerusakan kulit, yang memungkinkan darah keluar dari tubuh.
Berdasarkan pembuluh darah yang mengalami gangguan pendarahan luar dibedakan menjadi:
Berdasarkan pembuluh darah yang mengalami gangguan pendarahan luar dibedakan menjadi:
- Pendarahan ArteriDarah yang keluar dari pembuluh nadi keluar menyembur sesuai dengan denyut nadi dan berwarna merah terang karena masih kaya dengan oksigen.
- Pendarahan VenaDarah yang keluar dari pembuluh vena mengalir lambat, berwarna merah gelap karena mengandung karbon dioksida.
- Pendarahan KapilerBerasal dari pembuluh darah kapiler, darah yang keluar merembes. Pendarahan ini sangat kecil sehingga hampir tidak memiliki tekanan/semburan. Warnanya bervariasi antara merah terang dan merah gelap.
Pengendalian dan Penanganan Pendarahan Luar
- Tekan luka dengan jari atau telapak tangan. (gunakan sarung tangan).
- Tinggikan anggota tubuh yang cedera lebih tinggi dari jantung untuk mengurangi kehilangan darah, jangan lakukan jika dicurigai terdapat trauma lainnya (patah tulang, terkilir).
- Tekan pada titik tekan, yaitu arteri di atas daerah yang mengalami perdarahan. Ada beberapa titik tekan yaitu:
- Arteri Brakialis (arteri di lengan atas).
- Arteri Radialis (arteri di pergelangan tangan).
- Arteri Femoralis (arteri di lipatan paha).
Prosedur Keselamatan
- Pakai APD agar tidak terkena darah atau cairan tubuh penderita.
- Jangan menyentuh mulut,hidung,mata dan makanan sewaktu memberi perawatan.
- Cucilah tangan setelah selesai membeikan perawatan
- Buang bahan yang sudah ternoda dengan darah atau cairan tubuh penderita dengan baik.
| @Pengendalian Pendarahan |
| Yang dimaksud dengan pendarahan adalah peristiwa keluarnya darah dari pembuluh darah karena pembuluh tersebut mengalami kerusakan. Kerusakan ini bisa disebabkan oleh benturan fisik, sayatan, atau pecahnya pembuluh darah yang tersumbat. Berdasarkan letak keluarnya darah, pendarahan dibagi menjadi 2 macam, yaitu pendarahan terbuka dan pendarahan tertutup. Pada pendarahan terbuka, darah keluar dari dalam tubuh. Tekanan dan warna darah pada saat keluar tergantung dari jenis pembuluh darah yang rusak. Jika yang rusak adalah pembuluh arteri (pembuluh nadi), maka darah memancar dan berwarna merah terang. Jika yang rusak adalah pembuluh vena (pembuluh balik), maka darah mengalir dan berwarna merah tua. Jika yang rusak adalah pembuluh kapiler (pembuluh rambut), maka darah merembes seperti titik embun dan berwarna merah terang. Pada pendarahan tertutup, darah keluar dari pembuluh darah dan mengisi daerah di sekitarnya, terutama dalam jaringan otot. Pendarahan ini dapat diidentifikasi dengan adanya memar pada korban. Bentuk lain dari pendarahan tertutup adalah pendarahan dalam. Pada pendarahan dalam, darah yang keluar dari pembuluh darah mengisi rongga dalam tubuh, seperti rongga dalam perut. Pendarahan ini dapat diidentifikasi dari tanda-tanda pada korban, seperti: - setelah cidera korban mengalami syok, tapi tidak ada tanda-tanda pendarahan - tempat cidera mungkin terlihat memar yang terpola - lubang tubuh mungkin mengeluarkan darah Pengendalian pendarahan bisa bermacam-macam, tergantung pada jenis dan tingkat pendarahannya. Untuk pendarahan terbuka, pertolongan yang bisa diberikan antara lain: - tekan langsung pada cidera Penekanan ini dilakukan dengan kuat pada pinggir luka. Setelah beberapa saat, sistem peredaran darah akan menutup luka tersebut. Teknik ini dilakukan untuk luka kecil yang tidak terlalu parah (luka sayatan yang tidak terlalu dalam). - elevasi Teknik dilakukan dengan mengangkat bagian yang luka (tentunya setelah dibalut) sehingga lebih tingggi dari jantung. Apabila darah masih merembes, diatas balutan yang pertama bisa diberi balutan lagi tanpa membuka balutan yang pertama. - tekan pada titik nadi Penekanan titik nadi ini bertujuan untuk mengurangi aliran darah menuju bagian yang luka. Pada tubuh manusia terdapat 9 titik nadi, yaitu temporal artery (di kening), facial artery (di belakang rahang), common carotid artery (di pangkal leher, dekat tulang selangka), brachial artery (di lipatan siku), radial artery (di pergelangan tangan), femoral artery (di lipatan paha), popliteal artery (di lipatan lutut), posterior artery (di belakang mata kaki), dan dorsalis pedis artery (di punggung kaki). - Immobilisasi Immobilisasi bertujuan untuk meminimalkan gerakan anggota tubuh yang luka. Dengan sedikitnya gerakan diharapkan aliran darah ke bagian yang luka tersebut menurun. - tourniquet Teknik ini hanya dilakukan untuk menghentikan pendarahan di tangan atau kaki saja, merupakan pilihan terakhir, dan hanya diterapkan jika ada kemungkinan amputasi. Bagian lengan atau paha atas diikat dengan sangat kuat sehingga darah tidak bisa mengalir. Dahi korban yang mendapat tourniquet harus diberi tanda silang sebagai penanda dan korban harus segera dibawa ke rumah sakit untuk mendapat penanganan lebih lanjut. Jika korban tidak segera mendapat penanganan, bagian yang luka bisa membusuk. Berbeda dengan pendarahan terbuka, pertolongan yang bisa diberikan pada korban yang mengalami pendarahan dalam adalah sebagai berikut: - rest Korban diistirahatkan dan dibuat senyaman mungkin. - ice Bagian yang luka dikompres es hingga darahnya membeku. Darah yang membeku ini lambat laun akan terdegradasi secara alami melalui sirkulasi dan metabolisme tubuh. - commpression Bagian yang luka dibalut dengan kuat untuk membantu mempercepat proses penutupan lubang/bagian yang rusak pada pembuluh darah. - elevation Kaki dan tangan korban ditinggikan sehingga lebih tinggi dari jantung. ~ Dirangkum dari diklat PMI ~ @P3K (Pertolongan Pertama Pada Kecelakan) ——————————————————————————————————— Pertolongan pertama dapat menyelamatkan dan menolong korban dalam perjalanan sebelum mendapatkan perawatan lebih lanjut. Pengetahuan dan ketrampilan untuk menangani keadaan darurat menjadi dasar penting. Salah satu yang diperlukan untuk melakukan tindakan pertama itu adalah perlengkapan dasar P3K yang lengkap. Perlengkapan sepele yang sering dilupakan adalah sebuah peniti yang bersih, kecil tetapi sangat berguna, misalnya untuk menutup baju anda atau perban darurat. Beberapa perlengkapan di bawah ini wajib untuk dibawa dalam perjalanan petualangan anda: 1. Perban ; Anda dapat menggunakan perban untuk mengikat luka, dan membalut bagian tubuh untuk mencegah kerusakan lebih lanjut. Fungsi lain dapat dipakai sebagai alat pengikat jika tak ada yang lain. 2. Plester ; Gunakan plester untuk menahan penutup luka/kasa untuk menghindari infeksi luka karena kotoran. 3. Pil pereda rasa sakit/analgetik ; Simpanlah pil pereda rasa sakit anda untuk keadaan darurat. Misalnya: ponstan. 4. Gunting kecil ; Belilah gunting dengan kualitas terbaik dan tahan karat. 5. Peniti ; Digunakan untuk mengikat perban dan jahitan sementara. 6. Pembalut segitiga/Mitela ; kain ini untuk sangat fungsional untuk berbagai keperluan. Patah tangan dapat diatasi dengan membuat ambin dari perban yang besar. 7.Kapas ; Kapas berguna untuk membersihkan luka dan dapat menyerap darah dari luka. Tetapi jangan digunakan secara langsung sebagai penutup luka, karena bila luka mengering kapas akan melekat dan sulit dilepas. 8. Antiseptik ; Gunakan pengoles antiseptik untuk membersihkan luka. Krim antiseptik tersebut akan mempercepat penyembuhan. Sehari-hari dimana saja dan kapan saja, tidak jarang kita jumpai berbagai macam kecelakan, dengan akibat luka ringan maupun berat. Menilik dari hal tersebut, diharapkan kita sebagai anggota masyarakat pada umumnya dan sebagai pecinta alam yang sering mengadakan kegiatan di alam bebas pada khususnya dapat menguasai dan menerapkan pengetahuan tentang pertolongan pertama apabila terjadi kecelakaan. Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan/Gangguan Yang Diakibatkan Oleh Aktifitas di Alam Bebas Shock Tanda-tanda :
Tanda-tanda :
Mati suri Tanda-tanda :
Penyebab :
Yaitu terlepasnya tendo dari tulang/otot (Tendo adalah penghubung antara tulang/sendi). Tanda-tanda :
Yaitu terlepasnya sendi dari tempat yang seharusnya. Dislokasi sendi rahang Penyebab :
Mempergunakan ibu jari yang ditekankan ke rahang, ibu jari sebelumnya dibalut terlebih dahulu. Caranya, rahang tersebut ditekankan kebawah dengan kedua ibu jari tersebut diletakkan digeraham yang paling belakang, tekanan harus mantap tetapi pelan-pelan, bersamaan dengan penekanan tersebut, jari-jari yang lain mengangkat dagu penderita keatas. Dislokasi sendi bahu Pertolongan :
Penyebab :
Tanda-tanda :
Tanda-tanda :
Tanda-tanda :
Racun bisa masuk ketubuh melalui : Pernafasan Tanda-tanda :
Pertolongan :
Keracunan Botulinum (banyak dijumpai pada makanan dalam kaleng) Gejala :
gejala :
|
MENJAGA METABOLISME TUBUH
Belakangan ini Anda merasa mudah sekali lelah dan sakit-sakitan? Kondisi tubuh Anda harus dijaga. Agar bisa tetap menjalani rutinitas sehar-hati, coba tips menjaga metabolisme tubuh berikut ini.
Belakangan ini Anda merasa mudah sekali lelah dan sakit-sakitan? Kondisi tubuh Anda harus dijaga. Agar bisa tetap menjalani rutinitas sehar-hati, coba tips menjaga metabolisme tubuh berikut ini.
1. Jaga pola makan Anda. Makanlah dengan teratur, pagi, siang dan malam. Anda tidak terbiasa sarapan? Anda bisa mengawali hari dengan jus buah atau segelas susu. Menu makan siang pun jangan sembarangan. Empat sehat 5 sempurna ada baiknya Anda coba. Sebisa mungkin hindari fast food. Anda perlu sumber tenaga, oleh karena itu carilah sumber tenaga yang terbaik.
2. Penuhi kebutuhan tidar malam Anda. Kurang tidur pastinya membuat Anda mudah lelah. marah dan tak bisa berkonsentrasi. Usahakan tidur malam Anda sebanyak 9 jam. Jika porsi tidur ini belum bisa Anda penuhi, coba gantikan dengan istirahat tidur siang.
3. Stres bisa menjadi salah satu faktor yang membuat metabolisme tubuh Anda melemah. Stres bisa mempermudah penyakin masuk ke dalam tubuh dan memperlambat proses penyembuhan. Luangkan waktu untuk berbincang dengan sahabat atau hang out di tempat favorit Anda. Jadilah seseorang yang selalu diliputi rasa bahagia.
4. Olahraga dengan teratur tentu saja akan meningkatkan kesegaran tubuh Anda. Lakukan saja olahraga ringan seperti bersepeda atau jogging bersama sahabat Anda. Lakukan dengan penuh suka cita. Karena olahraga yang dilakukan secara terpaksa juga tak bisa berbuah maksimal.
5. Ini tips yang biasa kita dengar. Minum air putih 8 gelas setiap hari. Dua liter air yang kita konsumsi itu ternya gunanya untuk mengatur suhu tubuh, aliran darah dan menyebarkan gizi ke seluruh tubuh Anda. Jadi tak ada ruginya Anda membiasakan diri mengkonsumsi air putih dengan takaran yang tepat.
Belakangan ini Anda merasa mudah sekali lelah dan sakit-sakitan? Kondisi tubuh Anda harus dijaga. Agar bisa tetap menjalani rutinitas sehar-hati, coba tips menjaga metabolisme tubuh berikut ini.
1. Jaga pola makan Anda. Makanlah dengan teratur, pagi, siang dan malam. Anda tidak terbiasa sarapan? Anda bisa mengawali hari dengan jus buah atau segelas susu. Menu makan siang pun jangan sembarangan. Empat sehat 5 sempurna ada baiknya Anda coba. Sebisa mungkin hindari fast food. Anda perlu sumber tenaga, oleh karena itu carilah sumber tenaga yang terbaik.
2. Penuhi kebutuhan tidar malam Anda. Kurang tidur pastinya membuat Anda mudah lelah. marah dan tak bisa berkonsentrasi. Usahakan tidur malam Anda sebanyak 9 jam. Jika porsi tidur ini belum bisa Anda penuhi, coba gantikan dengan istirahat tidur siang.
3. Stres bisa menjadi salah satu faktor yang membuat metabolisme tubuh Anda melemah. Stres bisa mempermudah penyakin masuk ke dalam tubuh dan memperlambat proses penyembuhan. Luangkan waktu untuk berbincang dengan sahabat atau hang out di tempat favorit Anda. Jadilah seseorang yang selalu diliputi rasa bahagia.
4. Olahraga dengan teratur tentu saja akan meningkatkan kesegaran tubuh Anda. Lakukan saja olahraga ringan seperti bersepeda atau jogging bersama sahabat Anda. Lakukan dengan penuh suka cita. Karena olahraga yang dilakukan secara terpaksa juga tak bisa berbuah maksimal.
5. Ini tips yang biasa kita dengar. Minum air putih 8 gelas setiap hari. Dua liter air yang kita konsumsi itu ternya gunanya untuk mengatur suhu tubuh, aliran darah dan menyebarkan gizi ke seluruh tubuh Anda. Jadi tak ada ruginya Anda membiasakan diri mengkonsumsi air putih dengan takaran yang tepat.
Langganan:
Komentar (Atom)