Selasa, 23 November 2010

Olahraga Aerobik

Olahraga Aerobik
Olahraga aerobik adalah olahraga yang membutuhkan oksigen dalam memproduksi energi untuk membentuk otot kita bisa berkontraksi. Bentuk olahraga ini beragam, bisa berlari, melompat, berenang atau mengayuh sepeda. Pada aktivitas aerobik ini, sumber energi yang dibakar oleh tubuh adalah asam lemak.
Olahraga aerobik menggunakan energi yang disediakan oleh sistem glikolisis aerobik yaitu pemecahan nutrion bakar (karbohidrat,lemak,protein) dengan bantuan oksigen yang dapat me nghasilkan energi yakni 38 – 39 ATP. Untuk itu diperlukan energi yang tidak pernah boleh terputus persediaannya. Energi didapat dari makanan. Untuk mengubah makanan menjadi energi, terjadi proses-proses kimia dalam tubuh - antara lain untuk penyediaan energi - yang disebut sistem metabolisme. Pada tubuh yang tidak aktif bergerak atau tidak berolahraga secara rutin, sistem metabolisme tidak bekerja optimal, terutama pada keadaan peningkatan kebutuhan energi atau keadaan khusus lainnya seperti kerja fisik atau psikis berat, sakit, atau perubahan cuaca.  Yang termasuk olahraga aerobik yaitu olahraga dimana anda dalam keadaan bergerak, termasuk diantaranya berjalan, berlari, bersepeda, berenang dan lain-lain. Olahraga aerobik seperti yang disebutkan diatas akan membuat denyut jantung anda meningkat dalam periode waktu yang lebar.
Pada saat denyut jantung anda meningkat, hal ini berarti suplai atau aliran darah ke seluruh bagian tubuh bertambah banyak, tersedianya oksigen yang cukup untuk kebutuhan jaringan dan sel tubuh. Olahraga aerobik teratur sangat penting bagi tubuh dalam menjaga kesehatan jantung. latihan aerobik dapat meningkatkan kapasitas oksigen.
B. MANFAAT OLAHRAGA
1. Meningkatkan kerja dan fungsi jantung, paru dan pembuluh darah
yang ditandai dengan :
a. Denyut nadi istirahat menurun.
b. Isi sekuncup bertambah.
c. Kapasitas bertambah.
d. Penumpukan asam laktat berkurang.
e. Meningkatkan pembuluh darah kolateral.
f. Meningkatkan HDL Kolesterol.
g. Mengurangi aterosklerosis.
2. Meningkatkan kekuatan otot dan kepadatan tulang yang ditandai
pada :
a. Pada anak : mengoptimalkan pertumbuhan.
b. Pada orang dewasa : memperkuat masa tulang,
menurunkan nyeri sendi kronis pada pinggang, punggung dan
lutut.
3. Meningkatkan kelenturan (fleksibilitas) pada tubuh sehingga dapat
mengurangi cedera.
4. Meningkatkan metabolisme tubuh untuk mencegah kegemukan
dan mempertahankan berat badan ideal.
5. Mengurangi resiko terjadinya berbagai penyakit seperti :
a. Tekanan darah tinggi : mengurangi tekanan sistolik dan
diastolik.
b. Penyakit jantung koroner : menambah HDL-kolesterol dan
mengurangi lemak tubuh.
c. Kencing manis : menambah sensitifitas insulin.
d. Infeksi : meningkatkan sistem imunitas.
6. Meningkatkan sistem hormonal melalui peningkatan sensitifitas
hormon terhadap jaringan tubuh.
7. Meningkatkan aktivitas sistem kekebalan tubuh terhadap penyakit
melalui peningkatan pengaturan kekebalan tubuh.
8. Penelitian Kavanagh, latihan aerobik 3 kali seminggu selama 12
minggu.
a. Meningkatkan pembuluh darah kolateral.
b. Meningkatkan HDL kolesterol.
c. Mengurangi aterosklerosis.
C. Perubahan Pada Tubuh
Dengan olahraga aerobik secara teratur dan dalam takaran cukup akan memberikan perubahan terhadap tubuh manusia, seperti penderita hipertensi bisa meningkatkan kebugaran sekaligus kualitas hidupnya. Latihan olahraga bisa pula menurunkan resiko mengalami penyakit jantung. Pada tubuh orang terlatih aerobik, kebutuhan akan oksigen yang meningkat akan dipenuhi dengan peningkatan kualitas volume pernapasan. Sedangkan pada orang tidak terlatih, dipenuhi melalui peningkatan frekuensi napas. Itu sebabnya orang yang tidak terlatih aerobik akan cepat ngos-ngosan. Kurang terlatih berolahraga pun akan mempengaruhi sistem metabolisme tubuh.



Berikut beberapa manfaat olahraga dalam melawan penyakit :
Jantung : jantung dan olahraga merupakan dua hal yang tidak bisa dipisahkan. Untuk memiliki jantung sehat, perlu olahraga teratur. Sekelompok peneliti di Swiss mengungkapkan rutin melakukan olah raga dapat mempercepat pemulihan dan pencegahan lebih lanjut bagi diri Anda dari serangan jantung berikutnya. Hasil studi menyebutkan, fungsi pembuluh darah di kalangan orang yang berolah raga mengalami peningkatan, tak peduli apa pun jenis olahraga yang mereka jalani. Dengan berolahraga maka kemampuan jantung untuk memompa darah juga dapat meningkat. Olahraga yang dianjurkan : yoga, senam dan aerobik.    
   
Kolesterol : olahraga diyakini dapat memperbaiki kadar kolesterol dan meningkatkan kolesterol baik. Penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of Lipid Research menunjukkan bahwa olahraga bisa meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL) dalam tubuh. Tidak perlu melakukan aktivitas fisik yang berat tapi bisa dengan olahraga ringan saja. Olahraga yang dianjurkan: jalan kaki, jogging, lompat tali, bersepeda, aerobik yang low-impact, dan berenang.


Tekanan darah : Olahraga sangat bermanfaat bagi penderita tekanan darah rendah ataupun tinggi, karena diyakini dapat memperlancar serta memperbaiki sirkulasi darah. Olahraga yang dianjurkan : sebaiknya melakukan olahraga dengan sedikit pembebanan seperti berlari sambil membawa beban misalnya air minum @ 600 ml di masing-masing tangan.    
      

    Diabetes : Selain memperhatikan pola makan sehari-hari, penderita harus melakukan latihan fisik. Pengaruh olahraga pada kontrol gula darah telah dibuktikan pada beberapa studi. Menurut studi-studi tersebut, olahraga meningkatkan sensitifitas insulin sehingga ambilan glukosa darah meningkat dan otomatis kadar gula darah berkurang. Olahraga yang dianjurkan: jalan cepat, lari (joging), senam aerobik, renang, dan bersepeda. Jenis olahraga lainnya, tenis, tenis meja, bahkan sepakbola, pun boleh dilakukan asal dengan perhatian ekstra.    
      

Tulang : Menurut penelitian yang dilakukan Tom Lloyd. PhD, seorang epidemiologis di Penn State University College of Medicine, meskipun konsumsi kalsium dianggap sebagai faktor paling penting bagi kesehatan tulang, namun olahraga merupakan gaya hidup yang sangat dominan dalam menentukan kekuatan tulang. Olahraga jauh lebih baik dalam membentuk tulang sehat dan kuat, sehingga terhindar dari penyakit keropos tulang. Perempuan yang rutin melakukan olahraga berpeluang terhindar dari masalah ini. Namun perlu diingat, jangan melakukan olahraga secara berlebihan. Olahraga yang dianjurkan : lari, lompat tali, erobik, basket, voli, tenis, softball, naik gunung dan fitnes.    
      

Kesehatan mental : Manfaat lain yang didapat dari berolahraga diantaranya dapat menghilangkan stres, memperbaiki stamina, meningkatkan kualitas tidur dan memudahkan seseorang untuk berkonsentrasi. Menurut William P. Morgan Ed.D, kepala laboratorium psikologi Universitas Wisconsin di Madison, berolah raga dapat membantu seseorang mengurangi kegelisahan hati dan bahkan dapat melawan kemarahan. Alasannya, pada saat berolah raga jantung juga ikut bekerja, yang otomatis konsentrasi pikiran tidak akan terfokus pada urusan pekerjaan lagi. Olah raga juga terbukti manjur dalam meningkatkan hormon penumbuh rasa bahagia dalam otak kita, seperti adrenalin, serotonin, dopamin dan endorphin, yang merupakan pembunuh nomor satu penyakit hati. Olah raga yang dianjurkan : aerobik seperti berjalan kaki, bersepeda, renang, jogging dan yoga.    
      

    Nyeri haid : Rasa sakit menusuk, nyeri yang hebat disekitar perut bagian bawah dan bahkan kadang mengalami kesulitan berjalan sering dialami perempuan ketika nyeri haid ini menyerang. Nyeri haid ini bisa mengganggu dan menurunkan produktivitas perempuan. Salah satu metode yang dapat dilakukan untuk mengatasinya adalah dengan berolahraga. Olahraga yang dianjurkan:jalan kaki, jogging, bersepeda dan berenang.


Sumber :
http://dimasmis.blogspot.com/2009/03/penyakit-kardiovaskuler-kesehatan-dan.html
http://kesehatan.kompasiana.com/group/medis/2010/03/12/jogging-20-menit-dalam-olahraga-aerobik-3/
http://www.duniafitnes.com/featured/manfaat-olahraga.html
http://www.conectique.com/tips_solution/health/tips/article.php?article_id=8245
http://webcache.googleusercontent.com/search?q=cache:szs1N2bsmDEJ:ariefboy.multiply.com/reviews/item/5+&cd=1&hl=id&ct=clnk&gl=id&client=firefox-a
   
   







TUGAS
MK KESEHATAN OLAHRAGA

Pengaruh Latihan Olahraga Aerobik terhadap Tubuh Manusia




Disusun oleh:
Nama: Nurul Fajar MN
NIM: 08601241042
Kelas: A


Prodi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi
Fakultas Ilmu Keolahragaan
Universitas Negeri Yogyakarta
2010

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar